Hal kecil yang selalu anda temui dan anda sapa tiap hari dengan wajah anda adalah pintu kamar mandi rumah. Bagaimana tidak, tiap hari saja, jika anda bangun tidur kemudian melakukan ritual biologis. Pandangan anda adalah pintu kamar mandi.
Sebelumnya, tulisan ini sangat ekslusive sekali, karena tidak setiap dari kita bangun pagi kemudian ke kamar mandi atau buang air besar. Dan tidak setiap dari kita buang air besar maka pemandangan yang muncul adalah pintu kamar mandi. Dikarenakan bentuk kamar mandi anda mungkin sudah modern sehingga pemandangan ketika anda melakukan hajatan pagi tersebut adalah dinding marmer yang dihiasi lukisan atau bahkan jendela ventilasi mungil yang menghadap ke pemandangan indah halaman belakang rumah anda. Saya tidak tahu, karena bermacam variasi kamar mandi jaman sekarang. Tetapi yang jelas tulisan ini sangat ekslusif bagi mereka yang memiliki kamar mandi kecil dengan bak ukuran standart dan disampingnya adalah Water Closet duduk yang lansung berhadapan dengan pintu kamar mandi. Namun bukan berarti anda tidak diperbolehkan membaca artikel eksklusif ini. Hanya saja anda akan sedikit berimajinatif untuk mengikuti tulisan ini.
Setiap pagi kita bangun tergopoh-gopoh dari tidur karena kita terbiasa dibangunkan oleh Alarm. Kita tidak terbiasa terbangun oleh seruan untuk memuji Tuhan dan berdoa. Sehingga ketika kita bangun matahari telah mendahului kita dan waktu yang kita punyapun tinggal sejengkal saja untuk berangkat bekerja. Otomatis segera saja kita masuki dunia kamar mandi, nah kita akan mulai dengan esensi artikel ini.
Pintu kamar mandi, menurut anda apa yang istimewa daripada mengangkat tema sebuah pintu kamar mandi ? sekali lagi tulisan ini eksklusif bagi anda yang memiliki kamar mandi dengan pintu berhadapan dengan water closet. ketika anda jongkok atau duduk termenung ( ini tergantung dari pilihan dan kocek anda, apakah anda menggunakan WC jongkok atau duduk , dalam tulisan ini hal tersebut tidak menjadi eksklusif karena esensi yang akan di bidik adalah pintu kamar mandi. Jadi tenang saja anda tidak akan dikotak-kotakan karena WC anda type jongkok atau duduk ) Ketika mata masih berat untuk membelalak dan badan masih lemas, namun sistem biologis anda memaksa untuk duduk atau jongkok dan harus berhadapan dengan pintu kamar mandi, apa yang anda lihat ?
Pakaian bekas yang masih menggantung ? Underwear anak, istri atau suami yang menggelantung dengan merdeka. Karena kita memang tidak terdidik untuk menaruh pakaian bekas di dalam ember. Kita anggap itu sebagai pekerjaan domestik yang harus dikerjakan oleh : istri, ibu atau pembantu. tergantung dari sistem pembagian peran domestik di keluarga anda. yang jelas ketika saya sebut Istri, Ibu ataupun pembantu, makna yang muncul adalah sistem patriarkhi, sistem yang masih jamak sekali dianut.
Dikarenakan sistem budaya tersebut, kehidupan kita sangat dirugikan khususnya di pagi hari yang indah ini. kita harus melihat gelantungan berbau apek mblenek tersebut. karena memang istri, ibu atau pembantu belum on line mengerjakan pekerjaan domestikanya di wilayah kamar mandi pada pagi hari. Mereka akan bekerja di wilayah lain , sampai ketika semua orang sudah pergi dengan terstrukturnya akan dibenahinya pakaian yang menggelantung dia balik pintu kamar mandi.
Intinya pakaian tersebut menstimulasi saraf di kepala kemudian memerintahkan otak bahwa pakaian tersebut di jelmakan menjadi hal yang bau dan gak enak.Bikin anda agak mual di pagi hari.
pernahkan anda berpkir untuk memasang cermin di balik pintu kamar mandi, sehingga ketika anda sedang melakukan hajatan pagi anda melihat diri anda sendiri ? atau anda sudah melakukannya ?
Terus terang saya belum, keinginan sih ada tapi lebih karena kendala teknis yaitu susah sekali memasang kaca cermin di pintu kamar mandi saya yang memang dipatrikan penggantung pakaian, ditambah kayu pintu kamar mandi saya yang sudah sangat lapuk karena digerus oleh perkawinan air , sabun dan daki sehingga terlihat di pintu kamar mandi saya bentuk percikan air berwarna putih sabun yang telah mengering. akhirnya saya putuskan untuk tidak memasang cermin. Maaf saya melantur. Karena semakin melantur semakin ekslusif tulisan ini. Karena hanya bisa saya baca sendiri.
Kembali ke cermin ! pernah berpikir seperti saya memasang cermin tepat didepan WC kita ?
Jika belum, mari bersama-sama mengekplorasi alam pikir kita jika memang kita pasang cermin tersebut. Kalo anda melihat ke cermin dan anda sedang melakukan ritual biologis, apa yang anda lihat ?
Jawaban sangat tergantung dari kearah mana tulisan ini menggiring anda terhadap sebuah persepsi tertentu. Atau anda tidak tergiring oleh tulisan ini. Maaf saya melantur lagi tulisan ini buka dimaksudkan sebagai teka teki populer, ini hanya semacam bahan renungan.
Saya tidak akan membahas hal jorok dan menjijikan yang mungkin sempat terlewat dipikiran anda. esensinya adalah lihatlah wajah kita di cermin saat sedang sekuat tenaga melepas beban yang ada di usus besar anda. Secantik apapun anda, seganteng apapun kita wajah kita menjadi tidak memiliki struktur seperti semula. otot-otot yang mengejang di wajah meski sebentar menandakan kita tidak akan pernah selalu cantik atau ganteng. Ada nilai ketidakabadian disini yang harus kita renungi. Pun ketika bakteri-bakteri perut tersebut terlepas dari tubuh anda. Sebaiknya kita juga sadari bahwa badan kita juga terdiri dari kebusukan kebusukan yang menyengat hidung kita sendiri pun orang lain. Itulah sebab ketika kita harus melakukan hajatan tersebut harus dilokalisir dari pengaruh udara dan pandangan sekitar. Prinsipnya siapapun anda presiden sampai apalah namanya yang terbawah kasta sosialnya. Tidak akan melakukan hajatan tersebut secara terbuka untuk dilihat dan dinikmati orang lain. Sebisa mungkin anda akan melakukannya secara tidak terbuka. Dalam diri anda ternyata ada rahasia berupa bakteri menyengat hidung dan mata.
berlanjut………
February 1, 2007 at 9:51 am |
Mana neh kelanjutannya?????
Penasaran juga deh.
Semoga akhirnya menarik ya?? atau harus dibuat menarik looohhh….
February 21, 2007 at 5:08 am |
bener nih, tulis lagi dong
November 27, 2008 at 11:57 pm |
bingung, jd yg dibahas pintu kamar mandi ato bakteri menyengat? drpd ngeliatin gelantungan bh, cd, pampers? d pintu, gmn kalo nglepas hajat sambil baca? selain nambah ilmu (tgt yg dibaca), jg bs buat ngipasin bau tak sedap