August 26, 2007
Didepanku…gelimang tanpa gerak kepiting goreng dan bakar Thai yang katanya mak….nyuss itu ! Aku jadi ingat kamu. Bagaimana setiap malam minggu kamu merajuk untuk mampir di warung seafood pertigaan Terban, favoritmu.
1 Porsi kepiting goreng kering dengan ‘dulitan’ saus selai nanas dan saus pedas, cukup dengan itu, aku diindikasikan sukses menerima award suami yang bisa membahagiakan istri. Award yang berlaku hanya 1 minggu saja, karena minggu depan aku harus berjuang untuk mendapatkan award mingguan itu.
Sekarang, aku harus menikmati “surgamu” itu tidak denganmu. Kupastikan kamu ngeces ketika kuceritakan ini. Bagaimana tidak, kepiting dan udang seberapapun rakusku boleh kunikmati. Ini pasti mimpimu. !
7 Comments |
1 |
Permalink
Posted by handaru
August 23, 2007
Tulisan ini adalah manifestasi kegelisahan saya tentang biaya pendidikan anak saya jika sudah besar nanti.
Diberbagai kesempatan presiden SBY sebagai the highest executive di negeri ini selalu mengedepankan Undang-undang sebagai basis dari segala tindakan dan cara berpikirnya yang sangat administrative dan tanpa pandang bulu.
Kedisiplinan sikap dan pikirannya untuk selalu di jalur naungan Undang-undang. Membuat saya sebagai warga Negara secara psikologis merasa aman dan tenteram. Karena undang-Undang bagi saya adalah sebuah hasil kesepakatan bersama yang mengikat. Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Uncategorized |
Permalink
Posted by handaru